Home » » Pelajaran Untuk kita Kepada Alam (SEULAWAH AGAM)

Pelajaran Untuk kita Kepada Alam (SEULAWAH AGAM)

Written By Unknown on Wednesday, 25 June 2014 | 20:48:00






























Gunung Seulawah Agam adalah sebuah gunung yang terletak di Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, ProvinsiAceh.
Selain dikenal sebagai Seulawah Agam, gunung yang memiliki tinggi 1726 mdpl ini memiliki nama-nama lain seperti , Solawa Agam, Solawaik Agam, Selawadjanten, dan Goldberg. Kawah Seulawah Agam dikenal sebagai Kawah Heutsz dan ada juga yang menyebut kawahnya sebagai Tanah Simpago
Gunung Seulawah Agam terbentuk akibat pertemuan lempeng Indo-Australia yang bergerak relatif ke utara, menujam di bawah Lempeng Kerak Benua Eurasia. Akibat penujaman itu maka terjadi proses peleburan (melting) kerak Samudera Indo-Autralia menjadi magma, yang kemudian menerobos kepermukaan melewati zona lemah dan kemudian membentuk Gunung Seulawah Agam.

Seulawah adalah nama gunung yang dikenal oleh masyarakat aceh dengan puncaknya Seulawah Agam dan Seulawah Dara dan juga sebagai Kawasan Penyangga Ekosistem Leuser, Kawasan ini memiliki luas lebih kurang 1,4 juta ha yang meliputi wilayah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Besar, Pidie, Bireun dan Aceh Tengah. Kawasan Seulawah dengan suhu udara minimum 19-21 C dan maksimum 25-30 C dengan curah hujan yang berkisar 2.000 – 2.500 mm pertahun, dengan ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut (Mdpl).[2]
Dengan kondisi alam yang sejuk dan curah hujan yang tinggi maka didaerah tersebut banyak didapati bermacam jenis Flora dan fauna seperti : Gajah yang di kenal dengan legenda Pocut Meurahnya, rusa, harimau, beruang, kancil, babi hutan, tenggiling, Landak dan ular, juga terdapat berbagai macam jenis burung yang selalu menghiasi kawasan ini. Luasnya bukit yang terjal yang diselimuti oleh berbagai macam jenis kayu seperti meranti, copat, cemara, beramah, urip, deriam dan semantuk sehingga menjadi penyangga kehidupan bagi makhluk hidup di kawasan tersebut.
Gunung Seulawah Agam terletak di Kec. Lembah Seulawah, Kab. Aceh Besar. Gunung Seulawah Agam merupakan salah satu gunung berapi tipe C di Provinsi Aceh, Pada tanggal 16 & 21 agustus 1975, terdengar suara gemuruh dan asap keluar dari Gunung Seulawah Agam (Sumber: Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi).

Dalam perjalanan menuju pucak gunung Seulawah agam sangatlah mengesankan, dimana pada awalnya titik pintu masuk di namakan Pintu Rimba. Pintu Rimba itu sebuah tempat yang mana kita menuju kepuncak melalui pintu rimba, bukan hanya saja pintu rimba, ada juga dengan yang lainnya yang membuat kita penasaran, yaitu, Beringin Tujuh, beringin tujuh itu adalah nama tempat, namun ada 7 pohon beringin yang sangat besar dan sangat indah, sekiranya beringin itu berusia puluhan juta tahun yang sudah lamanya hidup, selanjutnya kitai jumpai dengan Batu Gajah, Batu Gajah itu bentuk daripada kumpulan batu dan kayu yang mengukir kemiripan dengan gaja, apakah mungkin gunung ini juga di identik dengan gajah, mungkin.

Nah, perjalanan selanjudnya kita ketemui dengan Pintu Angin, dinamakan pintu angin itu karena dalam perjalanan 6 jam menuju puncak, tidak pernah tampak keluar atau bisa kita lihat sekelilingnya.nah disitu adalah tempat persinggahan juga, kemudian baru kita jumpai puncak. Dalam perjalan 6 jam, akhhirnya kita temui puncak Seulawah Agam. Dengan lelahnya perjalanan, ketika melihat pilar itu air mata akan menetes, terharu akan keindahan alam, bergetar akan jiwa kita  dan dilandas dengan suara azan. Perjalanan kita sangat banyak memberi pengalaman dalam hidup kita, baik kekompakan, keharmonisan dan lainnya.






0 comments:

Post a Comment