Home » , » Pelantikan Pramuka Lhoknga

Pelantikan Pramuka Lhoknga

Written By Unknown on Tuesday, 3 June 2014 | 08:48:00


Pramuka kwarti ranting Lhoknga (SAKA WIRAKARTIKA) melaksanakan kegiatan pelantikan menjadi pengurus kecamatan Lhoknga yang di hadiri oleh pengurus Himpunan Mahasiswa Lhoknga (HIMAL) dan Mahasiswa KKN Unsyiah 2014 yang kemudian pada sore harinya mengarahkan seluruh yang menghadiri pada kegiatan tersebut untuk bekerja sama dalam kegiatan pembersihan pantai Lhoknga dari Pantai Pulo kapok sampai pantai pasi jalang atau depan PT. Lafarge Cement Indonesia dan juga di ikut sertakan oleh gerakan pramuka SMP-SMA kutabaro kabupaten Aceh Besar.
Dari semua kegiatan tersebut untuk pembuktian kepada masyarakat maupun wisatawan bahwa betapa pentingnya menjaga ke stabilan Ekosistem laut. Tanpa kita sadari, kita sering lupa sama keberadaan Ekosistem laut. Padahal, laut punya kemampuan menyerap karbon (CO2) yang cukup besar. Laut Indonesia saja, bisa menyerap hingga 43,6% kadar karbon dunia. Sayangnya, kemampuan laut ini berkurang karena ekosistem yang semakin rusak.  Itulah kenapa, penting untuk menjaga ekosistem laut. Sebelumnya, mari kenalan dulu dengan beberapa bagian ekosistem laut yang penting ini
Terumbu Karang Banyak spesies laut yang hidup di dalam terumbu karang. Mulai dari hewan karang, alga, anemone, plankton dan berbagai jenis hewan laut. Mereka hidup berdampingan dan saling menguntungkan, terutama dalam hal makanan dan berbagi tempat tinggal. Jika terumbu karang rusak, otomatis kehidupan laut akan mati. Ribuan spesies laut, termasuk jenis yang langka, akan punah dan ekosistem jadi nggak seimbang.

Hutan Mangrove Hutan mangrove sebenarnya termasuk dalam ekosistem pesisir pantai, namun mereka tetap punya kontribusi untuk kehidupan sekitarnya. Manfaat utama hutan ini adalah sebagai penghalang masuknya air laut ke darat dan juga penyerap gas karbondioksida di udara. Sayangnya, jumlah hutan mangrove semakin berkurang karena mengalami kerusakan. Dan kerusakan ini disebabkan karena pembangunan kawasan perumahan, tambak, pusat rekreasi dan juga akibat pencemaran limbah 
Kapal Karam Meski bukan penghuni alami seperti yang sebelumnya, keberadaan bangkai kapal yang karam sejak puluhan tahun lalu, ternyata punya manfaat buat kehidupan laut. Yaitu sebagai tempat tinggal spesies laut yang akhirnya membentuk sebuah ekosistem. Nggak cuma ikan dan hewan karang saja, spesies laut yang langka pun betah tinggal di sini. Seperti yang ditemukan di pesisir pantai Wayame, Ambon. Lima buah kapal yang karam menjadi tempat tinggal solar power nudi alias kelinci laut. Mereka bahkan bersimbiosis dengan alga untuk memproduksi makanan bagi para kelinci laut itu.
Dari keseluruhan penjelasan di atas untuk kejelasan kesadaran kita sebagai semua Hamba Allah untuk saling menjaga, Berjalanlah kehidupan seperti air mengalir

0 comments:

Post a Comment