Home » » Pemilihan Panglima Laot Lhok Krueng Raba Kecamatan Lhoknga

Pemilihan Panglima Laot Lhok Krueng Raba Kecamatan Lhoknga

Written By Unknown on Tuesday, 16 September 2014 | 07:38:00

15 Agustus 2014, Panglima Laot Lhok Krueng Raba Lhoknga, menggelar pemilihan Panglima Laot yang baru menginngat untuk akan lebih baik dalam mengurus lembaga kedepannya...


Lukman Yusuf sebagai Panglima Laot Lhok Krung Raba Lhknga memimpin selama 9 tahun dan sehingga memohon kepada semua masyarakat nelayan untuk turun dan beliau juga berpesan pada masyarakat, menjabat sebagai panglima laot bukanlah hal yang biasa, melainkan lebih berat daripada kepala desa. saudara lukman juga memberi nasehat untuk kedepannya akan lebih baik daripada kepengurusan beliau. dan masyarakat nelayanpun menerimanya sehingga kegiatan pemilihanpun dilanjudkan.

Berdasarkan pemilihan yang digelar tersebut yang menjadi calan panglima laot adalah saudara Syukri Affan, Fitriadi, Muliadi, dan ............. . maka dalam acara tersebut yang menjadi panglima laot terpilih adalah Saudara Syukri Affan, dengan perolehan suara paling tinggi berjulah 18 orang dalam 39 pemilih. diserukan oleh panglima laot provinsi yang di wakili, untuk pelantikan sebagai panglima laot terpilih akan di gelarkan pada pulan 1  tahun 2015 yang di SK kan oleh Bupari Aceh Besar.




Lhok dalam artian kata dapat dipadankan sebagai teluk(an). Secara terminologi atau istilah merupakan sebuah wilayah yang didiami oleh sekelompok nelayan serta dipimpin oleh seorang yang dipilih dan dituakan untuk memimpin wadah masyarakat nelayan (Panglima Laot Lhok). Setiap Panglima Laot Lhok memiliki wilayah kelola laut penangkapan dan tempat pendaratan ikan (di wilayah pantai atau pesisir).

Lhok secara empiris dapat berupa teluk(an), muara, tepian pantai ataupun terusan-yang lebih menjorok ke arah darat. Dibeberapa kawasan lhok di Aceh yang nelayannya relatif tersebar,  dijumpai juga terminologi Panglima Teupin yang tunduk kepada Panglima Laot Lhok. Saat ini di Aceh terdapat kurang lebih 193 Lhok.
 
Panglima Laot Lhok merupakan wadah sekaligus basis masyarakat nelayan lokal untuk membangun kesepakatan bersama dalam mengatur dan mengawasi pelaksanaan norma dan ketentuan tata-cara pengelolaan sumberdaya perikanan yang lebih bertanggungjawab dan berkelanjutan.
 
Meskipun daya pengaruh dan wewenang Panglima Laot Lhok cenderung tergerus oleh perkembangan sosial-politik dan modernisasi di bidang perikanan, tetap saja hingga saat ini Panglima Laot Lhok merupakan sebuah entitas dan identitas masyarakat pesisir Aceh yang keberadaan dan peranannya tidak terbantahkan dalam pengembangan perikanan yang lebih berkeadilan dan lestari di Aceh.
 
Panglima Laot Lhok adalah salah satu bentuk dan bukti sejarah bangsa Indonesia yang masih hidup dan perlu untuk direvitalisasi sekaligus direposisi agar peran dan fungsinya akan terus strategis dan kontekstual dengan perkembangan perikanan di tingkat lokal, nasional maupun regional (Asia Selatan dan Asia Tenggara). http://www.wwf.or.id/?24800/Semangat-dari-Aceh-Panglima-Laot-dan-dukungan-perikanan-nusantara

0 comments:

Post a Comment