Lhoknga Yang Merupakan Wilayah Aceh Besar, Terletak Dibagian Ujung Paling
Barat. Jarak Jangkaun Yang Strategis Membuat
Pemerintah Aceh Telah Meresmikannya Menjadi Wahana Wisata Islami, Hampir
Tidak Ada Negara Yang Tidak Tahu, Pantai Lhoknga Dengan Berbagai Kekayaan Alam Yang Ada Didalamnya, Lokasi
Wisata Yang Asri Dengan Kehijaunnya, Ditambah Lagi Para Peselancar Yang
Berdatangan Dari Berbagai Mancanegara, Menambah Esotiknya Wilayah Lhoknga
Dengan Tanpa Mencemarkan Budaya Dan Syra’at Islam Yang Membumi Di Negeri
Serambi Mekkah Ini.
Sesuai Dengan Tri Dharma Perguruan
Tinggi, Kita Dapat Menelaah Kembali Makna Pergerakan Mahasiswa Itu Sendiri. Tri
Dharma Yang Berisi Pendidikan, Penelitian, Dan Pengabdian Merupakan Dasar
Dibentuknya Sistem Perguruan Tinggi. Meskipun Implementasinya Sulit,
Konsep Tersebut Dapat Digunakan Sebagai Acuan Utama Untuk Melihat Kembali
Maksud Dan Tujuan Mahasiswa.
Konsep Pengabdian
Kepada Masyarakat Merupakan Wujud Konkret Yang Pernah Dianggap Sebagai Jalan
Terbaik Untuk Mewujudkan Tindakan. Pergerakan Mahasiswa Tidak Harus Mengacu
Pada Konsep Pengabdian Saja, Karena Ketiga Nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi
Bukanlah Satuan Yang Terpisah Namun Saling Terintegrasi. Dengan Demikian Dapat
Dikatakan Untuk Mencapai Sebuah Pengabdian, Kita Juga Harus Berbekal Pendidikan
Dan Penelitian Yang Memadai. Mungkin, Dalam Konsep Pengabdian Yang Diartikan
Terpisah, Mahasiswa Lebih Memfokuskan Kepada Isu-Isu Sosial Politik Yang
Menjadi Fenomena Masyarakat.
Sebelum Mengabdi,
Proses Pencerdasan Diri Sangatlah Penting Bagi Mahasiswa Itu Sendiri.
Pergerakan Di Dalam Konsep Pendidikan Ini Adalah Pergerakan Dasar Yang Bermula
Dari Dalam Mahasiswa Yang Nantinya Akan Berdampak Kepada Konsep Pengabdian Yang
Lebih Baik. Selanjutnya Adalah Konsep Penelitian Sebagai Bentuk Pengembangan
Dari Pendidikan Yang Berkualitas.
Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia Kaderisasi Berarti Proses, Cara, Perbuatan Mendidik Atau
Membentuk Seseorang Menjadi Kader. Dalam Kehidupan Kampus, Kaderisasi Ini
Bertujuan Untuk Membentuk Kader Yang Bisa Menggerakkan Organisasi, Himpunan,
Ataupun Kelompok Dengan Kepentingan Masing-Masing Agar Dapat Terus Berkembang.
Rasulullah Muhammad Saw Merupakan Contoh Pemimpin Luar Biasa Yang Sangat Layak
Kita Contoh Sistem Kaderisasinya. Melalui Tangan Dinginnya Pengaruh Islam
Menyebar Keseluruh Pelosok Dunia Hanya Dalam Tempo 23 Tahun Sejak Kerasulannya.
Sebut Saja Umar Bin Khattab, Ketika Menjadi Khalifah Pengaruh Islam Semakin
Kuat. Hal Ini Terbukti Dengan Banyaknya Daerah Kekuasaan Islam Saat Itu. Daerah
Kekuasaan Kekaisaran Byzantium Dan Persia Yang Meliputi Palestina, Suriah,
Iran, Dan Turki Tak Luput Dari Penguasaan Umat Islam.
Disinilah Dibutuhkan
Ilmu Manajemen Organisasi, Hal Ini Penting Untuk Menjaga Agar Kaderisasi Tetap
Berlangsung. Jika Manajemen Organisasinya Buruk, Maka Akan Dapat Dipastikan
Sistem Kaderiasinya Juga Akan Mengalami Kelumpuhan. Lumpuh Berarti Akan Lemah
Dan Kader-Kader Yang Disiapkan Memiliki Kualitas Yang Buruk Pula. Rujukannya
Adalah Rasulullah, Beliau Telah Memberikan Banyak Bukti Bagaimana Kaderisasinya
Untuk Dapat Menciptakan Penerus Risalah Islam Pasca Beliau. Karena Dakwah Islam
Bukan Hanya Seumur Jagung, Yang Hilang Pasca Panennya. Tapi Panjang Dan Jauh
Melebihi Usia Para Pembawa Risalahnya. Sehingga Membutuhkan Kaderisasi Yang
Terencana Dan Matang Dalam Konsepnya.
Kalau Kita Kaitkan
Dengan Statement Al-Qur'an, Maka Akan Kita Dapatkan Isyarat Keunggulan Kader
Islam. Yakni Misalnya Saat Allah Swt Menyebut Bahwa Kekuatan Tentara Islam
(Para Sahabat Rasul Saw ) Di Medan Jihad Dibandingkan Dengan Kekuatan Kafir,
Adalah Minimal 1:2 , Maksimal 1:10 (Al Anfal:65-66). Prasyarat Mendasar
Dalam Keunggulan Tersebut Adalah Terkait Langsung Dengan Kekuatan Iman Mereka.
Jika Iman Tinggi Maka Dapat Mencapai Perbandingan 1:10; Namun Jika Iman Rendah
Tetap Dapat Mengungguli Dengan Perbandingan 1:2 Organisaisi/Gerakan Islam Di Hadapkan
Pada Persoalan Lain. Yakni Kader-Kader Tersebut Memiliki Kelemahan Di Berbagai
Bidang Strategis, Misalnya Kualitas Kepemimipinan, Managerial,
Pemikiran/Perencanaan Strategis; Keilmuan/Saintek , Kepiawaian Diplomasi;
Kepribadian Yang Dapat Memikat Massa/Orang Banyak; Kreativitas Dan Kejelian;
Dan Lain-Lain.
1.
Nama Kegiatan
“Himal Leadership Development 2015”
2.
Tema Kegiatan
“Membangun Karakter Pelajar Dan Mahasiswa Melalui Pengkaderan
Kepemimpinan”
3.
Sasaran
-
Menciptakan Insan Yang Menghargai Dan Menjujung Tinggi
Nilai Dan Norma-Norma Sosial
-
Dapat Menjadi Calon-Calon Pemimpin Yang Dapat Membawa
Lhoknga Ke Arah-Arah Yang Lebih Kondusif.
-
Menjadikan Mahasiswa-Mahasiswi Mampu Jadi Pemimpin Yang
Berpengaruh Dalam Masyarakat Di Gampong Masing-Masing Dan Di Lingkungan Kampus.
-
Mahasiswa Dapat Memberikan Contoh Paradigma Yang Benar Bagi
Masyarakat
-
Masyarakat Dapat Merasakan Keadaan Yang Kondusif Yang
Dilakukan Oleh Masyarakat Baik Di Gampong
Masing-Masing Maupun Di Tingkat Kecamatan
-
Dapat Memberikan Contoh Akhlakul Karimah Bagi Siswa-Siswi
4.
Landasan Kegiatan
-
Hasil Rapat
Perencanaan Program Kegiatan Tahunan Pada Tanggal . 04 Januari 2015
- Keputusan Rapat
Divisi Kaderisasi Himpunan Mahasiswa
Lhoknga Pada Tanggal 10 Januari Di
Lhoknga, Aceh Besar.
5.
Tujuan
-
Menumbuhkan Kemampuan Mentalitas
-
Menumbuhkan Rasa Akan Pentingnya Pengetahuan Dan Pemahaman
Kepemimpinan
-
Memotivasi Diri Untuk Menjadi Seorang Pemimpin Yang Profesional Dengan Bekal Yang
Memadai
-
Membangkitkan Rasa Percaya Diri Untuk Terjun Dalam Memimpin
Yang Di Dasarkan Pada Kemauan Dan Kecintaan Terhadap Lingkungan Dan Masyarakat
- Dapat Mengaplikasikan Ilmu Yang Telah Di Dapat Serta Mampu
Memfasilitasi Teman-Temannya Yang Lain
8.
Peserta Kegiatan
Peserta Pada Program
Acara Himal Leadership
Development Adalah
Siswa/I Kelas 3 Sma,Smk,Ma Sederajat Dan Mahasiswa Semester 2 /Semester baru.
9. Penyelenggara
Kegiatan
Kegiatan Ini
Dilaksanakan Oleh Himpunan Mahasiswa Lhoknga Yang Mana Sebagai Pelaksananya
Dibentuk Sebuah Kepanitiaan Yang Terdiri Dari Unsur Mahasiswa Dan Mahasiswi
Kecamatan Lhoknga (Susunan Kepanitiaan Terlampir).
10. Susunan
Kepanitiaan
Dalam Menjalankan Program Ini Maka Akan Dibutuhkan Tenaga-Tenaga
Mahasiswa Yang Melaksanakannya Sebagaimana Terstruktur
Dalam Panitia
Pelaksana Kegiatan (Terlampir).


0 comments:
Post a Comment