Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud RI, Prof Dr Djoko Santoso mengizinkan Universitas Malikussaleh (Unimal) mulai tahun ini membuka sembilan program studi (prodi) baru, yakni Ekonomi Islam, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Teknik Bangunan, Pendidikan Teknik Mesin, Psikologi, Sastra Indonesia, dan Sastra Inggris.
Surat izin membuka prodi baru tersebut diserahkan langsung oleh Dirjen Dikti kepada Rektor Unimal, Dr Apridar MSi di Jakarta, Senin (26/5/2014) siang. "Dengan dipercayanya Unimal membuka sembilan prodi baru yang cukup strategis ini, maka akan membuat Unimal semakin lebar kepak sayapnya dalam membangun peradaban di Nusantara, khususnya di bagian utara Aceh," kata Apridar melalui telepon dari Jakarta kepada Serambinews.com, Selasa (27/5/2014) malam.
Menurut Apridar, Dirjen Dikti memberi mandat kepadanya untuk melakukan langkah-langkah persiapan yang diperlukan baik secara administratif maupun akademik untuk merealisasikan kesembilan prodi baru tersebut, dengan memperhatikan ketentuan pada Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang KKNI, khususnya yang berkenaan dengan deskripsi setiap jenjang kualifikasi.
Surat mandat untuk tugas khusus itu diberikan Dirjen Dikti kepada Rektor Unimal dengan nomor 440/E.E2/DT/2014 tertanggal 19 Mei 2014. "Insya Allah dengan bantuan segenap civitas akademika Unimal, saya akan jalankan mandat ini dengan sebaik-baiknya," kata Apridar. Menurutnya, pembukaan prodi baru itu untuk menyahuti permintaan masyarakat di seputaran Lhokseumawe dan Aceh Utara yang sangat menginginkan Unimal membuka FKIP, Ekonomi Islam, dan Psikologi. "Banyak guru di daerah Pase yang hendak melanjutkan pendidikannya ke jenjang sarjana terkendala karena jauhnya PTN. Sering sekali mereka meminta kepada rektor agar di Unimal dibuka FKIP supaya mereka bisa kuliah dengan tetap melakukan kewajiban sebagai guru. Apalagi sebagian besar dari mereka juga harus berada di dalam keluarganya. Alhamdulillah, keinginan itu sudah dapat kami realisasikan sekarang," ujar Apridar.
Segera setelah ini, kata Apridar, pihaknya akan merekrut tenaga pengajar untuk kesembilan prodi baru itu, disusul dengan penerimaan mahasiswa baru bisa langsung semester ini atau maksimal semester depan. "Penambahan prodi ini juga bermakna terbukanya peluang kerja baru bagi calon dosen yang akan segera kami rekrut," ujarnya. @SerambiNews

0 comments:
Post a Comment